Penulisan Hilangnya Rombongan Gubernur PB Yang Terbawa Arus Sungai Didohu Tidak Benar

Manokwari – Sehubungan dengan pemberitaan salah satu Media Online di Papua Barat terkait hilangnya Dirman (32 tahun), seorang sopir Mobil Hilux yang ikut bersama rombongan Gubernur Provinsi Papua Barat dan Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf) yang terseret arus sungai pada Sabtu (13/03/21) lalu tidak sesuai dengan fakta dilapangan alias tidak benar.

Demikian ditegaskan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Papua Barat Drs. Yohanes Nauw Selasa (16/03/2021) di ruang kerjanya.

Menurut Yohanes Nauw kronologis yang saat itu terjadi dilapangan adalah ketika Gubernur Papua Barat melakukan Kunjungan Kerja menuju Distrik Testega, ada beberapa masyarakat yang menghadang atau melakukan pemalangan terhadap Gubernur Papua Barat beserta rombongan, tepatnya di Tanah Botak atau Gunung Miseda Goji.

“Gubernur beserta rombongan saat itu juga hentikan perjalanan serta menemui masyarakat untuk mendengar aspirasi mereka sekaligus Gubernur memberikan arahan kepada masyarakat yang melakukan pemalangan,” Ungkap Yohanes Nauw.

Lebih lanjut Yohanes menjelaskan, setelah Gubernur memberikan arahan, palang pun dibuka dan masyarakat yang melakukan pemalangan membubarkan diri secara aman dan teratur.

Namun sebelum mereka tiba di tempat tujuan (kampung, red), kendaraan yang ditumpangi mengalami peristiwa naas pada salah satu sungai di Distrik Didohu yang menghanyutkan salah seorang sopir kendaraan hilux dari masyarakat yang melakukan pemalangan.

“Mereka bukan rombongan Gubernur, mereka adalah rombongan yang melakukan pemalangan. Jadi tidak benar pemberitaan terkait rombongan Gubernur hanyut terbawa arus sungai,” tegas Kepala Biro Adpim Papua Barat.

Terkait pemberitaan tersebut, Yohanes Nauw berharap Media yang melakukan penulisan tersebut untuk segera mengklarifikasi Pemberitaan tersebut, karena menyangkut nama baik Gubernur Papua Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *