Pembangunan Pondok Jualan Bagi OAP Akan Terealisasi Pekan Besok

Manokwari – Star awal Pembangunan Pondok Jualan Pinang, Sayur maupun Los Penjualan Ikan Bagi Orang Asli Papua di Kabupaten Manokwari – Papua Barat akan terealisasi pekan besok.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi Papua Barat Mathen L. Tirony, SE., MM Senin (16/03/2020) saat melakukan pertemuan dengan para penjual Pinang, Sayur maupun penjualan Ikan Orang Asli Papua di Swapen Manokwari – Papua Barat.

Menurut Marthen Tirony, pembangunan pondok – pondok pinang maupun los penjualan ikan bagi OAP ini merupakan program dari Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan untuk menata para penjual yang berada di emperan jalur utama Kota Manokwari.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya beberapa lalu sudah melakukan survey serta mendata langsung kepemilikan pondok – pondok jualan yang berada pada Daerah Pelabuhan, Jalan Bandung, Wosi Transito, Jalan Baru maupun Sowi dan tidak lanjut dari hasil survey tersebut maka pihaknya saat ini melakukan pertemuan langsung dengan para pemilik pondok jualan OAP untuk memberikan arahan serta masukan dari para penjual.

Marten Menuturkan dari hasil pertemuan tersebut, ada beberapa point yang dianggap sangat penting, misalnya Fasilitas Penerang (Lampu), Air Bersih, MCK, Tempat Sampah serta pengamanan tempat jualan.

“Khusus untuk pengamanan (Security) dianggap sangat penting, hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan maupun menghindari penyalahgunaan fasilitas pondok oleh oknum – oknum tertentu untuk dijadikan tempat Minuman Keras (Miras) saat mama – mama selesai berjualan,” terang Tirony.

Lanjut Marthen Selain pembangunan pondok jualan, pihaknya juga akan membentuk badan pengurus (Koperasi) bagi mama – mama OAP dengan tujuan agar badan pengurus ini kedepan akan memajukan kesejahteraan mama – mama OAP serta membangun tataran ekonomi.

“Kalau sudah ada badan pengurus (Koperasi) mama – mama tidak susah lagi, karena tujuan dari pendirian Koperasi adalah mensejahterakan serta mengutamakan pelayanan bagi para anggotanya. Nanti mama-mama tentukan atau percayakan siapa yang Ketua, Wakil Ketua, bendahara dan Sekertaris. Soal badan hukum nanti kami akan siapkan” terang Tirony.

Marthen juga mengatakan, khusus untuk pembangunan pondok pinang atau jualan di Kota Manokwari terbagi pada beberapa titik, yakni di depan Areal Pelabuhan 40 Los, Jalan Bandung 5 Los, Wosi Transito 15 Pondok, Jalan Esau Sesa 3 Los serta 9 Los tempat jual ikan yang berlokasi di Arfai (Pantai Dosa).

Tahun Anggaran 2020 pihaknya juga akan membangun pondok – pondok jualan pinang pada beberapa Kabupaten/Kota di Papua Barat, yakni Kabupaten sorong 5 Unit, Kota Sorong 10 Unit, Kabupaten Raja Ampat 5 Unit, Kabupaten Kaimana 5 Unit serta Kabupaten Sorong Selatan 5 Unit.

Selain pembangunan pondok pinang, tahun ini pihaknya juga telah memprogramkan bedah rumah yang konsentrasinya lebih banyak di Kabupaten Sorong.

“Untuk teknis pembangunan diluar Kota Manokwari, pihaknya nanti akan koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten dan Kota serta melakukan survey para penjual maupun tempat jualan. Intinya Tahun ini kami siap bangun, karena hal ini adalah program dari Bapak Gubernur,” tutur Marthen.

Marthen juga berharap adanya kerjasama yang baik antara pihak penjual dengan para pekerja yang nantinya akan membangun pondok pinang atau jualan bagi OAP, pasalnya pada saat kontraktor melakukan pekerjaan tentunya pondok – pondok yang saat ini digunakan untuk berjualan akan dibongkar.

“Selama proses pembangunan, saya (Tirony, red) berharap kerjasama dan pengertian dari mama – mama dorang untuk berjualan sementara waktu dulu di rumah atau ditempat lain yang dianggap strategis,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, pondok pinang atau jualan yang akan dibangun kedepan harus dijaga dan dirawat secara baik, karena fasilitas ini merupakan tempat untuk mencari nafkah bagi mama – mama OAP. (*****)

Galery Pertemuan Realiasi Pondok Pinang / Jualan Bagi OAP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *